Semester dua Paling Berat, Biar aku saja

Semester dua Paling Berat, Biar aku saja

Lelah..

Iya, sangat

tapi, sepertinya saya tidak boleh mengeluh dan harus tetap semangat. huft..

semester ini memang berat dibanding semester lainnya, apalagi dibanding kuliah level S1. tidak ada apa-apanya. beratnya lagi ketika uang beasiswa belum cair, undangan nikah dari teman angkatan datang dan lainya :(..akh… biarkan saya berlari ke hutan.. huhu…

Gak tau sore ini lelah, jenuh, dan malas melanda. Semoga perasaan ini tidak berlarut-larut. Apakah saya harus memaafkan perasaan ini? dan biarkah tubuh ini beristirahat sebentar? sementara tugas menumpuk dan critical review tesis belum maju-maju akh.. pengen teriak.

Ditengah-tengah kejenuhan kuliah, perasaan galau melanda, pengen nikah .. akh… teriak lagi. Apakah masalah psikologis ini umum dilanda kaum hawa saat kuliah?

Ketika  tubuh dan otak telah lelah, butuh bahu untuk bersandar, atau tangan yang bisa membawa kesuatu tempat. Ya allah.. semoga ada solusi.. ya allah tabahkan hati mahasiswa pascasarjana ini hiks

ujian kuliah tidak seberat ujian hati ketika teman seangkatan lu nikah dan usia lu udah mendekat kepala 3 tapi belum ada yang datang 😦

persaaan ini belum pernah dirasakan saat s1 dulu, tapi sekarang mulai merongrong ulu hati sampe ke sum-sum tulang belakang. Sakit… lebih berat dari proposal dan kolokium. ah lebay..

Semoga allah tetapkan dan mudahkan jalan saya. hiks..

 

 

Advertisements