Pengamen Pasar Minggu, Gilak Tajirnya!

Ini cerita saya mengenai operasi tangkap tangan (oot) pada pengamen ibu kota Jakarta. Cie.. kayak polisi saja😛.

Tapi sumpah, beneran loh. Ini sudah kali ke dua saya temui pengamen tajir yang beroperasi di wilayah Pasar Minggu dan sekitarnya.

Bukan bermaksud membuka aib orang, tapi dengan tulisan ini saya berharap kita lebih bijaksana dalam memberi sedekah atau santunan kepada orang lain, khususnya kepada mereka yang suka meminta-minta atau mengamen.

Kamis, 23 februari 2017. Saya bersama kakak saya sedang nokrong di dalam ruangan Circle-K Pejaten Barat, Pasar Minggu, dekat rumah sakit siaga raya, atau dekat Universitas Nasional Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Tiba-tiba ada seorang ibu dengan pakaian lusuh membawa karoke (tape kecil) dan duduk di lantai. Ibu ini kemudian meletakkan goody bag orange yang penuh dengan seabrek uang pecahan Rp. 2000, 1000 dan lainya ke lantai. Matanya nengok kiri-kanan, seakan-akan takut jangan sampai dilihatin orang. Kebetulan dipojok kanan Circle-K (area bebas rokok), sedang ramai dengan orang-orang yang lagi nongkrong. Tapi kok beliau gak sadar, jika beliau duduk didepan kami yang hanya dihalang oleh dinding kaca.

img_20170223_141739

Saya lihat jam di HP, hmm.. ini baru jam 14.33. Gilak! “duitnya banyak bangat”. Kakak saya memandangi saya sambil ketawa ” tuh dia gak sadar kita bisa lihat dia. ayo fotoin biar jadi bukti”😅

Eh.. saya fotoin  aja😅

Begonya kenapa saya gak videoin saja ya?  biar lebih valid gitu😀

ibu ini mulai ngeluarin uang pecahan Rp.2000 dari goody-bag orange dan mulai menghitung sambil nengok lagi ke kiri dan ke kanan.

Tanpa sadar saya juga ikut hitung-hitung uang tersebut😅. Ya allah banyak bangat duit-nye. Bayangkan baru setengah yang dikeluarkan dan sesuai dengan yang saya hitung, totalnya Rp.300.000 sodara-sodara. Hebat uy. Itu belum semuanya loh.

Mungkin karena beliau sadar dilihatin sama saya dan kakak saya, beliau langsung masuk ke ruangan circle-K dan ke tempat kasir buat tukar uang.

20170223_142205.jpg

Tukar uang di kasir circle-K

Saya perkirakan uang yang ditukar bisa menembus Rp.500.000 atau lebih. Luar biasa!  Dan itu baru setengah hari ngamen.  Misalkan beliau ngamen dari pukul 6.00 pagi hingga pukul 14.34 dan bisa mendapatkan hasil sebesar itu, berarti jika pengamen ini bertahan hingga malam hari, mungkin pendapatannya bisa menembus angka Rp.1.000.000,- atau juga bisa lebih dari itu.

Huft… coba kita kalikan dengan total hari kerja aktif.  Misalkan pengamen ini bekerja 1 bulan full atau 28 hari, berarti pendapatannya perbulan bisa menembus angka Rp. 28.000.000. Wow.. itu sih setara dengan gaji menejer perusahaan besar dan bonafit. Gilak!

“Ah.. gak mungkin setiap hari dapat segitu? Cuma kebetulan saja kale”

Oke, kita anggap saja mungkin itu cuma kebetulan saja. Fakta dilapangan yang diceritakan oleh pengamen sendiri, 1 hari pendapatan mereka bisa mencapai minimal rp.200.000. Tentunya dalam 1 bulan mereka dapat menghasilkan uang sebesar Rp.6000.000, bukan kah ini mencengangkan? Bahkan pendapatan PNS Saja belum mencapai segitu.

BAGAIMANA GAK MENJAMUR DI JAKARTA? MENGGIURKAN BUKAN?

saya saja penghasilannya gak segitu loh. Hiks😢

Semoga kita lebih bijak dalam memberikan santunan. Menjadi pengamen memang hak mereka, tapi menurut saya, itu pekerjaan hina dan tidak bermartabat serta gak halal dimata Allah. Saya juga tidak punya solusi untuk mereka, namun saya doakan mereka bisa diberi hidayah dan mendapat pekerjaaan dan penghidupan yang lebih bermartabat. Amiin

Advertisements

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s